1. Buka browser Mozilla Firefox (setting bisa dilakukan dalam kondisi Offline) dan di kotak Address ketik: about:config (akan keluar kotak peringatan klik ‘I’ll be carefull, I promise!’). Akan muncul daftar sejumlah entries dan values.
2. Temukan ke lima entry berikut:
- network.http.pipelining
- network.http.proxy.pipelining
- network.http.pipelining.maxrequests
- network.dns.disableIPv6
- plugin.expose_full_path
3. Rubah nilai ‘network.http.pipelining’ menjadi true.(dg meng-klik 2x)
4. Rubah ‘network.http.proxy.pipelining’ menjadi true. (dg meng-klik 2x)
5. Kemudian rubah ‘network.http.pipelining.maxrequests’ menjadi angka 35 (dg meng-klik 2x), artinya anda memerintahkan browser Firefox untuk melakukan 35 kali permintaan sekaligus.
6. Klik kanan (disembarang tempat) dan pilih “New” dan kemudian pilih ‘Integer’. Berikan nama padanya menjadi ‘nglayout.initialpaint.delay’ (lalu klik ok) dan set nilai (value) menjadi 0 (lalu klik ok). Nilai (value) ini berfungsi sebagai waktu tunggu browser Mozilla Firefox sebelum melakukan tindakan selanjutnya.
7. Rubah nilai ‘network.dns.disableIPv6’ menjadi true.(dg meng-klik 2x)
8. Rubah nilai ‘plugin.expose_full_path’ menjadi true.(dg meng-klik 2x)
9. klik kanan (disembarang tempat) dan pilih “New” dan kemudian pilih ‘Integer’. Berikan nama padanya menjadi ‘content.notify.backoffcount’ (lalu klik ok) dan set nilai (value) menjadi 5 (lalu klik ok).
10. Dan langkah terakhir ialah lakukan klik kanan (disembarang tempat) dan pilih “New” dan kemudian pilih ‘Integer’. Berikan nama padanya menjadi ‘ui.submenuDelay’ (lalu klik ok) dan set nilai (value) menjadi 0 (lalu klik ok). Lalu Close
11. Mulai sekarang browser Mozilla Firefox akan menjadi ‘super’ cepat saat akses ke halaman situs dan proses loading.
Selamat mencoba..!
No comments:
Post a Comment